Proses Perancangan Grafis Secara Umum

2 03 2011

secara umum proses perancangan grafis mulai dari konsep adalah sebagai berikut;


diagram tersebut bisa diaplikasikan untuk bidang perancangan visual yang lain seperti: arsitektur, tekstil/fashion, produk, multimedia ,dll
secara lebih detail, dijelaskan sbb:

  1. konsep
  2. adalah hasil kerja berupa pemikiran yang menentukan tujuan-tujuan, kelayakan dan segment/audience yang dituju. konsep bisa didapatkan daro pihak non grafis , antara lain ekonomi, politik, hukum budaya dll.yang ingin menterjemahkan ke dalam bentuk visual. Oleh karena itu design grafis menjadi design komunikasi visual karena dapat bekerja untuk membantu pihak yang membutuhkan solusi secara visal
    contoh kasus: sebuah partai ‘x’ politik ingin menampilkan logonya sesuai dengan karakter partai dan anggotanya. Dengan mempelajarikehidupan/karakter partai tersebut, seorang designer dapat membuat kriteriaseperti :bersemangat, kokoh, keanekaragaman, dan berkandaskan agama.

  3. media
  4. adalah hasil kerja berupa pemikiran yang menentukan tujuan-tujuan, kelayakan dan segment/audience yang dituju. konsep bisa didapatkan daro pihak non grafis , antara lain ekonomi, politik, hukum budaya dll.yang ingin menterjemahkan ke dalam bentuk visual. Oleh karena itu design grafis menjadi design komunikasi visual karena dapat bekerja untuk membantu pihak yang membutuhkan solusi secara visal
    cotoh kasus:sebuah partai ‘x’ politik ingin menampilkan logonya sesuai dengan karakter partai dan anggotanya. Dengan mempelajarikehidupan/karakter partai tersebut, seorang designer dapat membuat kriteriaseperti :bersemangat, kokoh, keanekaragaman, dan berkandaskan agama.
    Untuk mencapai kriteria ke sasaran/segment yang dituju, diperlukan studi kelayakan media yang cocok dan efektif untuk mencapai tujuannya. media bisa berupa cetak, elektronik, luar ruangan dll.
    Contoh kasus: Setelah partai ‘x’ dapat menentukan segment pasar & kriteria yang ingin dicapai, maka langkah selanjutnya adalah menyampaikannya melalui media.Tak akan semua mediaakan dipakai karena akan memerlukan biaya yang sangat besar, sehingga tidak efisien. karena segment partai ‘X’ adalah rakyat dengan ekonomi menengah kebawah, maka media yang dipakai adalah media elektronik (televisi dan radio).Tidak dipilih media cetak, karena rakyat kelas bawah tidak suka membaca dan lebih suka mendengarkan dan menonton, maka diambil media tersebut.
    Sebelum anda merancang tentukan terlebih dahulu ukuran area kerja anda, apakah berukuran A4, Folio atau 800×600 px dll.Format ukuran media adalah pondasi pekerjaan anda. Jika anda pondasi maka bangunan yang kita buat dengan susah payah akan runtuh!. oleh karena itu pastikan ukuran bidang kerja kita tidak akan berubah.
    untuk media kertas ukuran yang dipakai adalah centimete, jika edia elektronik /komputr ukurannya adalah pixel/cm atau pixel/inch, yang biasa disebut DPI.

  5. ide/gagasan
  6. untuk mencari ide yang krearif diperlukan study banding, literatur wawasan yang luas diskusi, wawancara dll agar design bisa efektif diterima audience dan membangkitkan kesan tertentu yang sulit dilupakan. Kadang untuk mendapat ide, diperlukan suatu per’gila‘an, membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, bahkan membenturkan/membuat suatu hal yang konflik/paradoks.
    contoh: pada slogan sebuah ikon rokok: “Bikin Hidup Lebih Hidup”.edangkan kita tahu bahw rokok lebih mendekatkan pada kematian!

  7. persiapan data
  8. Data berupa teks atau gabar terlebih dahulu harus kita pilahdan seleksi.Apakah data itu sangat penting sehingga harus tampil atau kurang penting sehingga harus bis aditampilakn lebih kecil, samar atu dibuang sama sekali. Data bisa berupa data informatif atau data estetis. Data informatif bisa berupa foto atau teks dan judul. Data estetis bisa berupa bingkai background, efek garis-garis atau bidang. Untuk design menggunakan komputer, dat harus dalam format digital .file, oleh karena itu peralatan yang diperlukan untuk merubah data analog ke digital seperti scaer, cameraj digtal akan sangat membantu.
    tugas designer adalah menggabungkan data informatif dan data estetis menjadi satu kesatuan yang utuh. Tujuan design grafis adalah untuk mengkomunikasikan karya secara visual, oleh karena itu jangn sampai etetika mengorbankan pesan/informasi

  9. visualisasi
    • pemilihan warna
        Setelah data kita sortir dengan skala prioritas, kini anda dapat menentukan warna yang cocok untuk karya anda. Pemilihan warna anda dapat ditentukan dari konsep analisa dan strategi yang ditentiukan sebelumnya. Jika konsep warna sudah anda dapatkan dari proses anlisa dan strategi, tentu pekerjaan anda akan lebih mudah dan terarah. Tetepi bagaimana jika anda sama sekali tidak mempunyai kriteria atau batasan tentang warna? Berikut adalah beberapa tips:
      • Segment usia berapa karya anda akan ditampilkan? Bila usia ABG, pemakaian warna cerah akan cocok. jika usia lanjut anda bisa hanya menggunakan warna hitam ptih saja atau grayscale
      • Terlebih dahulu tentukan warna background, apakah berwarna gelap, terang atau sedang, setelah itu anda dapat tentukan warna yang cocok dengan warna background.
      • Ambil warna dari warna data yang paling dominant. Jika data gambar yang lebih banyak warna alam (hijau dan coklat), dapat mengambil dari unsur warna tersebut.
    • layout
    • Layoutadalah usaha untuk membentuk, menata unsur-unsur graafis (teks dan gambar) menjadi media komunikasi yang efektif.
      jika data/unsur grafis dan warna yang akan dipakai telah dipastikan seelumnya, maka selanjutnya kita dapat melakukan proses tata letak/;ayout
      Namun pekerjaajn ini memerlukan kaidah-kaidah yang perlu diketahui seperti: Proporsi, keseimbangan, kesatuan, fokus, irama dan kontras. Kadang-kadang kita sulit untuk memenuhi semua kaidah tersebut kedalam design. Lebih muda jika kita fokus ada salah satu kaidah tersebut dan kompromi pada kaidah lainnya.

    • finishng
    • Informasi dan data estetis telah tersusun rapi, namun namun masih kurang tetap ‘wah’ atau kurang megah. Sama seperti bangunan, meskipun denahnya sesuai rencana , bentuknya unik tapi jika tidak ada keramik, batu alam, tanman, teralis atau pagar, maka bangunan tersebut akan terasa belum selesai/ belum finishing.
      Begitu pula esign grafis, agar tampilan begitu megah dan mewh perlu penambahan detail berupa texure, efek , cahaya, dan bentuk-bentuk yang harmonis.Dalam halefek, software yang baik digunakan adalah adobeafter efect dan adobe photoshop bahkan 3DstudioMax. dibuku ini dibahas pula tip dan ik efect untuk teks, efek pada gambar, encahayaan dll

  10. produksi
  11. setelah design selesai, mak design sebaiknya lebih dahulu di profing (print preview sebelum cetak mesin). jika warna dan komponen grafis lain tidak ada kesalahan, maka design anda siap diperbanyak. Tentang produksi, akan dibahas lebih lanjut…..

proses ini bukan ukuran baku, kadang ada yang mendesign mulai dari layout, data diatur belakanagan. Tetapi lonsep slalu dipikirakn pertam kali. Jika anda memikirkan konsep di urutkan terakhir.Bisa jadi design anda menjadi ‘pembenaran’ dari hal yang salah.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: